Selasa, 29 Oktober 2013

01. Kesadaran Berbudaya (Manajemen Budaya)

Kesadaran Berbudaya

Pariwisata dan budaya
-          Budaya dan Pariwisata terlihat seperti dua sisi mata uang.
-          Budaya menjadi jantung dari kepariwisataan dan dimana pariwisata diharapkan mampu berperan secara multi-dimensi.
-          Budaya dan pariwisata di Indonesia merupakan unifikasi sebagai akibat multikultural.
-          Visi pemerintah adalah mengupayakan budaya dan pariwisata Indonesia sebagai media persahabatan antar bangsa.
-          Visi ini tentunya dapat dicapai dengan melibatkan beragam pihak dengan pemahaman yang seimbang baik dari sisi wisatawan sebagai pengguna jasa maupun dari sisi tuan rumah sebagai penyedia jasa.

Asal Kata Budaya
Budaya berasal dari bahasa Sansekerta yaitu ‘buddhayah’ yang merupakan bentuk jamak dari ‘buddhi’ yang berarti budi atau sikap dan akal atau pemikiran manusia yang dimanfaatkan untuk menjalani kehidupan sehari-hari.
Dalam bahasa Inggris, budaya disebut ‘Culture’ dan kebudayaan diterjemahkan menjadi ‘Cultural’, yang berasal dari bahasa Latin ’Colere’ yang berarti mengolah dan mengerjakan sesuatu menjadi hal yang berarti bagi kehidupan manusia.

Perbedaan antara Budaya dan Kebudayaan
Budaya bermakna cara hidup, tingkah laku, kepercayaan, nilai, kebiasaan, standar estetika, institusi sosial dan gaya komunikasi yang dikembangkan oleh sekelompok orang untuk mempertahankan hidup dalam lingkungan fisik dan kemanusiaan.
Dalam definisi klasik, kebudayaan adalah keseluruhan yang kompleks di mana di dalamnya terdapat pengetahuan, keyakinan, kesenian, moral, hukum, kebiasaan dan kemampuan-kemampuan lain dan rutinitas lain manusia sebagai anggota masyarakat.


Beragam Pendekatan :
1.       Berdasarkan antropologi, kebudayaan merupakan keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan hasil karya manusia yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan kemudian dijadikan milik manusia yang membuatnya melalui proses belajar.
2.       Berdasarkan sosiologi, kebudayaan adalah seluruh kelakuan manusia yang diatur oleh tata kelakuan dan harus didapatkan melalui proses belajar yang tersusun dalam tata kehidupan manusia.
3.       Berdasarkan perilaku, kebudayaan adalah cara hidup, tingkah laku, keyakinan, nilai, adat istiadat, kebiasaan, standar estetika, gaya komunikasi, norma dan etika yang disepakati oleh sekelompok orang yang secara sepakat mengembangkan dan melestarikan keberadaannya, baik secara fisik maupun non-fisik.

Sifat Budaya :
1.       Fungsional
2.       Fenomenal sosial
3.       Perintah penggunaan
4.       Sebagai pelajaran
5.       Sekehendak hati
6.       Muatan Nilai dan Norma
7.       Adaptif dan dinamis
8.       Jangka panjang
9.       Kebutuhan kepuasan

Kebudayaan dan Masyarakat
Kebudayaan timbul karena manusia berinteraksi dengan manusia lain.Budaya dapat dipahami sebagai perbedaan antar kelompok manusia dalam melakukan kegiatan sehari-hari dan perbedaan yang muncul tersebut menggambarkan eksistensi budaya dalam masyarakat. Kebudayaan harus diteruskan dengan beragam cara:
a.       bicara,
b.      lihat,
c.       dengar atau lakukan.




Wujud Kebudayaan
1.       Budaya Material: Artifak (Karya)
Wujud budaya fisik dari hasil perbuatan dan karya yang bersifat konkret, dapat diraba, dilihat dan didokumentasikan.
2.       Budaya Non-material: Ciptaan yang abstrak
a.       Gagasan (Wujud Ideal)
Ide, gagasan, nilai, norma, peraturan yang tidak dapat diraba atau disentuh dan ada dalam kepala atau pemikiran warga masyarakat.
b.      Aktivitas (Tindakan)
Pola manusia dalam bermasyarakat – sistem sosial berupa adat, tata kelakuan yang bersifat konkret dalam kehidupan sehari-hari.


Unsur-Unsur Budaya

1.       Sistem peralatan dan perlengkapan kehidupan
2.       Sistem mata pencaharian dan sistem ekonomi
3.       Sistem kemasyarakatan: kekerabatan dan organisasi sosial
4.       Bahasa: verbal dan nonverbal
5.       Kesenian
6.       Sistem ilmu dan pengetahuan
7.       Sistem kepercayaan dan agama



Budaya Berubah Karena:

1.       Invention atau penciptaan
2.       Discovery atau penemuan
3.       Difusi
4.       Akulturasi
5.       Akumulasi
6.       Asimilasi
7.       Modernisasi
8.       Inovasi

Manfaat Memahami Lintas Budaya:
1.       dapat menciptakan keselarasan dan rasa saling menghargai antar manusia.
2.       membuat manusia menghormati perbedaan dan saling bertoleransi.
3.       memperluas wawasan dan pengetahuan seseorang tentang orang lain.
4.       menjadi media persahabatan antara bangsa
5.       menciptakan keseimbangan dan harmonisasi.
Rangkuman:
1.       Budaya adalah segala sesuatu yang mencakup pola tingkah laku dan pola berpikir manusia di mana dapat berwujud dan tidak berwujud, dibentuk dalam beragam lapisan-lapisan, baik eksplisit maupun implisit.
2.       Pendukung kebudayaan bukan manusia seorang diri tetapi juga masyarakat seluruhnya.
3.       Dinamika lintas budaya dapat terjadi melalui penciptaan, penemuan, inovasi, modernisasi, akulturasi, akumulasi, asimilasi dan difusi.

Dosen : Ismayanti (©maya.syahrial 2013)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar