Minggu, 03 November 2013

03. Nilai dan Norma (Manajemen Budaya)

Norma dan Nilai

Konsep Nilai
Nilai sebagai petunjuk umum yang telah berlangsung lama, yang mengarahkan tingkah laku dan kepuasan dalam kehidupan sehari-hari melalui proses menimbang untuk menentukan sesuatu itu dikatakan baik atau buruk, pantas atau tidak pantas, dst.

Definisi Nilai
Rokeach dalam Reisinger (2007),
Nilai adalahKeyakinan tentang cara bertingkah laku yang diinginkan sebagai lawan dari cara bertingkah laku yang tidak diinginkan.

Fungsi Nilai
1.       Penentu peranan-peranan sosial.
2.       Memotivasi seseorang untuk mencapai cita-cita.
3.       Alat solidaritas bagi anggota masyarakat.
4.       Alat pengawas perilaku manusia.

Nilai
-          Nilai adalah penjabaran ‘baik’ dan ‘buruk’ atas kesepakatan antara individu satu dengan individu lainnya.
-          Nilai memberikan perasaan “inilah tingkah laku yang diinginkan”.

Konsep Norma
-          Norma merupakan aturan yang ditetapkan secara formal berupa hukum tertulis dan dapat ditetapkan secara informal berupa kontrol sosial.
-          Norma adalah seluruh kaidah dan peraturan yang diterapkan melalui lingkungan sosialnya.

Definisi Norma
-          Norma adalah rasa mutual dalam kelompok yang memiliki arti ‘benar’ dan ‘salah’.
-          Norma memberikan perasaan “inilah tingkah laku yang seharusnya”.
-          Pelanggaran norma dikenakan sanksi hukum dan para pelanggar norma dianggap eksentrik atau tak normal (perilaku di luar kebiasaan).

Ciri-ciri Nilai dalam Budaya
1.       Merupakan konstruksi masyarakat (hasil interaksi antarwarga masyarakat).
2.       Disebarkan diantara warga masyarakat (bukan bawaan lahir).
3.       Terbentuk melalui sosialisasi (proses belajar)
4.       Merupakan bagian dari usaha pemenuhan kebutuhan dan kepuasan sosial manusia.
5.       Bervariasi antara kebudayaan yang satu dengan kebudayaan yang lain.
6.       Dapat mempengaruhi pengembangan diri sosial
7.       Memiliki pengaruh yang berbeda antarwarga masyarakat.
8.       Cenderung berkaitan satu sama lain.

Tipe Nilai – Rokeach Value Survey

1.       Nilai-nilai terminal
Bentuk akhir keberadaan yang diharapkan; sasaran yang hendak dicapai seseorang dalam kehidupannya.
Contoh :
a.       Kehidupan yang nyaman (makmur)
b.      Kehidupan yang menarik (memotivasi, aktif)
c.       Rasa pencapaian (kontribusi permanen)
d.      Dunia dalam perdamaian (bebas dari peperangan dan konflik)
e.      Keindahan dunia (keindahan alam dan seni)
f.        Kesetaraan (persaudaraan, kesamaan peluang untuk semua)
g.       Keamanan keluarga (merawat mereka yang dicintai)
h.      Kebebasan (kemerdekaan, bebas memilih)
i.         Kebahagiaan (kepuasan)
j.        Harmoni internal (bebas dari konflik internal)
k.       Kematangan cinta (keintiman seksual dan spiritual)
l.         Keamanan nasional (perlindungan dari serangan)
m.    Kesenangan (menikmati, hidup gembira)
n.      Keberkahan (kehidupan yang selamat, abadi)
o.      Kehormatan diri (penghargaan diri)
p.      Pengakuan sosial (kehormatan, kekaguman)
q.      Persahabatan sejati (pertemanan dekat)
r.        Kebijaksanaan (pemahaman matang tentang kehidupan)

2.       Nilai-nilai instrumental
Bentuk perilaku atau upaya-upaya pencapaian nilai terminal yang lebih disukai oleh orang tertentu.
Contoh :
a.       Ambisius (pekerja keras, penuh harapan)
b.      Berpandangan luas (pikiran terbuka)
c.       Berkemampuan (kompeten, efektif)
d.      Ceria (ringan hati, suka cita)
e.      Bersih (rapi, tertata)
f.        Penuh keberanian (membela keyakinan)
g.       Pemaaf (memaklumi orang lain)
h.      Penolong (bekerja untuk kebajikan)
i.         Jujur (terbuka, tulus)
j.        Imajinatif (penyayang, kreatif)
k.       Independen (mengandalkan diri, kepuasan diri)
l.         Intelektual (cerdas, reflektif)
m.    Logis (konsisten, rasional)
n.      Pencinta (penyayang, lembut)
o.      Patuh (setia, penuh hormat)
p.      Sopan (beradab, berperilaku baik)
q.      Tanggung jawab (tempat bergantung, dapat diandalkan)
r.        Pengendalian diri (terkendali, disiplin)

Perbedaan Nilai dan Norma

Berdasarkan jenis:
-          Nilai berwujud
-          Nilai tidak berwujud

Berdasarkan tingkat kepentingan:
-          Nilai Primer
-          Nilai Sekunder
-          Nilai Tertier

Perbedaan Norma (1)
1.       Norma Keadilan
2.       Norma kewajaran (equity) merupakan konsep kelayakan individu dalam masyarakat.
3.       Norma keseimbangan (equality) adalah konsep pemerataan dalam bersosialisasi.
Perbedaan Norma (2)
-          Norma Resiprokal
Konsep hubungan yang mutual antar individu seperti saling tolong menolong, tidak menyakiti, dll.

Tipe Norma atau Aturan
a.       Situation rules: bagaimana seseorang harus dan tidak harus bertingkahlaku dalam suatu kondisi seperti, menyapa, bertukar hadiah, memulai percakapan, bahan pembicaraan, dst.
b.      Relationship rules: aturan untuk menjaga hubungan sosial yang dilakukan secara eksplisit, formal, bahasa tulisan dan lisan dan tata bahasa resmi.

c.       Universal dan specific rules: aturan yang berlaku dimana pun seperti, harus ramah, tidak boleh menyakiti, harus sopan, dst.


Hubungan Budaya, Nilai dan Norma:
o   Sebuah budaya akan stabil apabila norma yang ada, merefleksikan nilai kelompok.
o   Perbedaan budaya berawal dari perbedaan norma dan nilai dalam masyarakat.

Perbedaan Nilai dalam Budaya:
a.       Sifat manusia
b.      Orientasi terhadap lingkungan
c.       Kegiatan manusia
d.      Waktu
e.      Hubungan antar manusia
f.        Ruang
g.       Arus informasi
h.      Bahasa

Rangkuman:
a.       Aturan berupa norma, dalam hubungan sosial memegang peranan penting dalam interaksi antar individu.
b.      Nilai adalah standar determinasi sebuah budaya tentang perilaku yang diinginkan oleh masyarakat.


Dosen : Ismayanti (©maya.syahrial 2013)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar